Laman BelajardanInformasi

Cari artikel

Loading

Musuh dalam Browser

Kini, hacker tidak lagi sekedar menebar jaringnya dilautan data saja. Jika ada mangsa empuk berdompet tebal, mereka tidak segan untuk melancarkan serangan secara spesifik. Dengan serangan Man-in-the-Browser(musuh dalam browser), hacker bisa mengendalikan transfer online.
Man-in-the-Browser

Penerima, nomor rekening, kode bank dan jumlah uang akan diubah secara langsung tanpa sepengetahuan korban. Bahkan, Bank yang digunakan untuk pun tidak menyadari aktivitas manipulasi tersebut dan men-transfer dana ke rekening hacker atau pencuci uang. Saat korban melihat tampilan website, tampaknya semua baik-baik saja.

Korban baru akan menyadari pencurian tersebut ketika ia mencetak saldo rekeningnya. Menurut data terakhir, di Jerman saja para penjahat cyber berhasil menyedot lebih dari US$ 26 juta. Sementara jumlah yang tidak diketahui sekitar 60%.

Dari mana hacker ini berasal? Di Cina, mafia data hanya membidik mangsa kelas kakap. Dua tahun lalu, hacker Cina telah ikut membaca e-mail yang ditujukan untuk kantor Dalai Lama. Sementara ditahun 2009, GhostNet yang misterius telah membuat heboh seluruh dunia dengan mengintai 1.295 komputer di 103 negara yang dilakukan jaringan hacker Cina. Menurut sebuah Institut Kanada di Ottawa bernama The Informasi Warfare Monitor, sekitar sepertiga dari komputer yang menjadi korban merupakan sasaran tingkat tinggi.

Stuxnet merupakan contoh terbaru serangan cyber yang disponsori suatu negara. Dalang dari worm yang bertugas menyabotase instalasi pengayaan uranium di Iran tersebut adalah dinas rahasia Mossad. Sejak itu negara-negara di seluruh dunia mempersenjatai diri untuk perang digital.

Sumber Belajar:CHIP
Gambar:http://blog.cronto.com

5 komentar:

  1. para hacker pastinya cerdas banget tuh, sayangnya kelebiahanya digunakan untuk hal mnyimpang deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. tuntutan alam...mencari nafkah....sudah terlanjur nyaman..dengan hanya duduk didepan PC lalu ng-hack...tapi ya memang itu kriminil kriminal

      Hapus
  2. secara teori memang bisa, dan sangat mudah, apalagi maenan CC.
    tapi secara prakteknya diperlukan pengalaman dan persiapan ekstra dalam setiap transaksi.
    untuk khasus rekening masih belum ngeh cara kerjanya.
    bukannya dalam halaman ibankingnya udah secure banget

    BalasHapus
  3. ada kekeliriuan dalam penyebutan..
    haecker tdk sejahat cracker...
    :)

    BalasHapus

Terimakasih sudah meluangkan waktu berkunjung ke Blog Belajar dan Informasi, mohon dukungan dan masukannya.

Rekan Blog Belajardan Informasi