Laman BelajardanInformasi

Cari artikel

Loading
Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan

Ekiosku.com Jual Beli Online Aman Menyenangkan

ekiosku.com jual beli online aman menyenangkan
Apa yang anda pahami tentang jual beli online, dan apakah pernah melakukannya(sebagai konsumen)?
Saat ini dengan semakin pesatnya perkembangan dunia informasi dan komunikasi di indonesia, telah memiliki dampak yang besar terhadap perubahan bisnis. Yaitu mulai dari cara beriklan, cara jual beli dan cara berinteraksi antar manusia. Dari 2 pertanyaan diatas, walau ada beberapa keraguan, bagi yang belum pernah, seperti takut ditipu, bagaimana cara membayarnya. Kebanyakan memang karena masih belum terbiasa. Tetapi tetap satu hal yang penting yaitu adanya rasa aman dan menyenangkan dalam transaksi secara online.

Hal ini juga yang dikedepankan oleh situs e-commerce ekiosku.com yakni “ekiosku.com jual beli online aman menyenangkan”, sebagai motto yang sederhana tetapi menarik, karena kalimat didalamnya secara jelas memberikan harapan akhir bagi para konsumen. Digagas oleh 3 anak muda yang membentuk group Armada Alliance, pada 2011 mendirikan ekiosku.com dengan sistem pembayaran rekening bersama dan menjadikan ekiosku.com dalam bentuk perusahaan berbadan hukum dengan visi berkeinginan untuk menyediakan pasar online aman terbaik di Indonesia, serta kios gratis & free komisi kepada penjual yang bergabung.

Info cermat memilih Perangkat Camcorder

Info cermat memilih Perangkat Camcorder
Meski banyak pilihan berharga murah, tetap saja kita harus selektif saat membeli Camcorder, selektif dengan banyak mencari info cermat memilih Perangkat Camcorder.
Kualitas rekaman sebagai patokan dasar untuk memilih itu bisa sebagai salah satu cara gampang melihat kualitas sebuah perangkat Camcorder.
Ada 2 komponen penting yang harus diperhatikan untuk mengetahui kualitas perangkat Camcorder, yakni sensor dan lensa. Kedua hal pokok dari sebuah Camcorder, walau beberapa fitur pendukung juga layak dipertimbangkan.

SENSOR: adalah komponen penentu kualitas rekaman video. Kebanyakan Camcorder yang ada dipasaran mnggunakan sensor CCD, namun ada juga yang menggunakan jenis CMOS. Kamera video kelas entry level biasanya hanya menggunakan satu CCD dengan resolusi 800.000 pixel. Model Camcorder terbaru mulai menggunakan tiga CCD (3CCD), membuat resolusinya meningkat menjadi 3 x 800.000 pixel.
Kebalikan dari kamera digital, resolusi tinggi untuk video tidak terlalu berarti. Resolusi 800.000 pixel yang rata-rata dihasilkan oleh Camcorder termurah pun sudah cukup nyaman ditonton di TV. Televisi dengan format PAL, memiliki resolusi 720x576 pixel, dan NTSC menggunakan resolusi 720x480 pixel. Resolusi keduanya baru setengah dari resolusi yang dihasilkan sensor CCD.

LENSA: Kualitas lensa juga wajib diperhatikan. Ini adalah penentu bagus tidaknya sebuah obyek tertangkap lalu direkam. Pilihlah perangkat yang menggunakan lensa yang diproduksi oleh produsen lensa yang memiliki pengalaman di dunia digital imaging dan sudah dilapisi coating. Kombinasi lensa, ukuran sensor besar, dan imaging processor yang tangguh merupakan komponen utama dari Camcorder, serta paling menentukan kualitas rekaman.
Membahas lensa tak lepas dari perbesaran gambar optical. Jika sering merekam video di luar ruangan, sebaiknya pertimbangkan Camcorder dengan zoom optical 23x atau lebih. Tak perlu memperhatikan jika ada keterangan zoom 500x atau 700x, karena ini informasi zoom digital, dengan cara ini perbesaran gambar bukan dilakukan secara optical,namun dengan melakukan pemotongan gambar (cropping).
Jika ada fitur image stabilizer pada brosur Camcorder, layak dipertimbangkan. Fitur ini mampu meredam guncangan yang dihasilkan tangan saat memegang kamera video, dan membuat rekaman video menjadi tidak blur.
Sejumlah fitur menarik seperti kemampuan merekam dalam format widescreen, LCD layar lebar, juga bisa menjadi penentu pilihan. Tetapi jangan lupa, media simpannya juga mesti diperhatikan, karena merupakan hal penting menyesuaikan dengan dimana konsumen lebih comfort dan convenient, karena ini terkait dengan kelebihan dan kekurangan dari media penyimpan tersebut.
Ada 4 media penyimpan yang biasa digunakan Camcorder digital: kaset, DVD, kartu memori dan hard disk.
Kaset adalah media yang paling tua, yang paling populer adalah kaset berformat miniDV dan yang paling besar kaset berformat Digital8. Sementara yang paling mungil adalah kaset MicroMV keluaran Sony - ukurannya sepertiga kaset miniDV.
Keping yang digunakan camcorder DVD biasanya berukuran 8 cm.
Format video rekaman akan dikompresi dalam format MPEG sebelum disalin ke cakram. Format DVD memudahkan, sedang media simpan hard disk memiliki durasi rekam yang lama.


Sumber gambar: http://edwardkhoo.com/import-transfer-video-from-sony-handycam-camcorder/

Teknologi Tinta Elektronik:informasi

teknologi tinta elektronik
Datangnya teknologi baru biasanya menggusur teknologi sebelumnya.Teknologi Tinta Elektronik contohnya, dengan penggunaan monitor yang menampilkan visual teks /gambar hasil dari teknologi elektronik kristal cair, dioda pemancar cahaya dan plasma gas, sekarang anda mungkin tidak berpikir teknologi kertas layar adalah sangat revolusioner(Teknologi Tinta Elektronik).

Seperti penemuan Cina pada kertas di 105 Masehi, yang selanjutnya mengubah cara dunia berkomunikasi. Tanpa itu, buku yang dicetak pada gulungan sutra dan hanya orang kaya yang mampu membeli, akan membuat keterampilan menulis aksara menjadi langka.

Lihatlah di sekitar Anda: menjadi hampir mustahil pada kerja satu hari tanpa kontak dengan kertas dalam berbagai bentuk. Setiap tahun, dunia akan diperkirakan mengkonsumsi 280 juta ton kertas, menurut National Association of Paper Merchants di Inggris. Itu sama dengan 56 triliun lembar surat-ukuran kwarto tebal.

Selama hampir 2.000 tahun, tinta di atas kertas satu-satunya cara untuk menampilkan kata-kata dan gambar, dan dari sisi kemudahan dibawa (mobilitas) dan harga, kertas masih unggul dibandingkan monitor komputer. Selain itu kertas juga tidak memerlukan catu daya eksternal. Namun memang kertas memiliki beberapa keterbatasan: Setelah dicetak, teks di atas kertas, teks tidak dapat diubah tanpa setidaknya meninggalkan beberapa tanda, dan juga sulit untuk membawa sejumlah besar buku dalam setiap kegiatan.
Teknologi Tinta Elektronik yang kini semakin berkembang adalah sebuah teknologi revolusioner yang akan menggantikan kertas dan tinta.

Kapsul berpigmen
Tiga komponen utama yang digunakan dalam membuat Tinta eletronik:
-Jutaan mikrokapsul atau lubang kecil
-Tinta atau zat berminyak yang mengisi mikrokapsul atau lubang
-Chip atau bola-bola berpigmen bermuatan negatif yang mengambang di dalam mikrokapsul

Meski dapat digunakan untuk mencetak pada kertas biasa, Tinta elektronik dirancang untuk digital book, yang halaman-halamannya terbuat dari sejenis plastik yang sangat tipis. Tinta elektronik akan menutupi seluruh bagian halaman, dipisahkan oleh sel-sel yang membentuk tulisan pada halaman. Bayangkan sel-sel tersebut sebagai pixel pada layar monitor. Setiap sel terhubung dengan perangkat mikroelektronika yang dilekatkan ada sisi-sisi lembar plastik tersebut.
Perangkat mikroelektronika inilah yang digunakan untuk mengatur mikrokapsul agar bermuatan positif atau negatif, yang membentuk tulisan atau gambar tertentu. Untuk menjelaskan bagaimana Tinta Elektronik bekerja, ilustrasinya adalah: jutaan mikrokapsul sebagai sebuah bola pantai ( bola besar yang ditiup) yang transparan. Setiap bola pantai ini diisi dengan ratusan bola pingpong yang kecil. Bola pantai ini tidak diisi udara, melainkan cairan berwarna biru.
Bila diperhatikan dari atas, anda akan menyaksikan bola-bola pingpong mengambang menutupi permukaan bola pantai, yang menjadikannya terlihat berwarna putih. Namun bila diperhatikan dari bawah, warna birulah yang terlihat dari bola ini. Sekarang, jika bola-bola pantai ini disusun di sebuah lapangan, dan bola-bola ping-pong bergerak-gerak antara sisi atas dan bawah, anda akan menyaksikan perubahan warna dari susunan bola-bola pantai tersebut. Begitulah kira-kira prinsip kerja dari Tinta Elektronik (e-ink).
Dalam kenyataannya, mikrokapsul ini hanya berukuran 100 micron (1/10.000 cm), dan satu inci kertas berbahan plastik dapat dipenuhi oleh kurang lebih 100.000 mikrokapsul. Dalam setiap mikrokapsul tersebut, terdapat ratusan chip kecil yang berpigmen.
Perusahaan E Ink, Co. telah membuat chip putih dengan tinta biru, dan mereka juga telah mengembangkan warna lain tinta yang akan menampilkan lebih banyak warna dalam selembar kertas.
Ketika muatan listrik dihantarkan dalam mikrokapsul tersebut, chip chip yang berada didalamnya akan mengambang kepermukaan, atau tenggelam kedasar mikrokapsul. Bila chip mengambang, kertas akan terlihat berwarna putih, bila chip tenggelam akan terlihat warna gelap. Pola dari warna putih dan gelap inilah yang membentuk tulisan dan gambar di permukaan kertas.

Sumber tulisan:Electronics.howstuffworks

Sumber gambar:http://togaptar.wordpress.com/2011/02/15/electronic-ink/

Rekan Blog Belajardan Informasi