Laman BelajardanInformasi

Cari artikel

Loading
Tampilkan postingan dengan label hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hardware. Tampilkan semua postingan

Kasus dan kakus

Wah sudah diawali dengan judul "kepleset" ^_-^...Kalau ditanya apa beda Kasus dan kakus ?
Kalau Kasus, itu sering ditemui pada keseharian kita. Mulai dari hal yang kecil sampai masalah rumit yang besar, melibatkan petinggi-petinggi negara ini...misalnya...korupsi..weaalah..ngelantur ^_^.
Dan Kakus...istilah rakyat kecil dari bahasa pasaran daerah, yang sama dengan jamban atau WC atau bahasa halusnya Kamar kecil.
Kasus dan kakus, sebenarnya tidak jauh beda, kalau mau dicari-cari persamaannya..seenak awakmu lah...ujar temanku...kalau dia lagi ga ada ide.

Tapi topik kali ini bukan permasalahan kedua kata tersebut. Namun masih berhubungan dengan permasalahan atau kasus-kasus yang biasa terjadi di Personal Computer kita.
Dan bukan meratakan semua kasus sama, tetapi mungkin bisa diambil sebagai awal untuk belajar menganalisis trouble pada PC sendiri.

Case 1 : saat booting, PC tiba-tiba tidak merespon dan kemudian muncul pesan error.
Analisa : Setting BIOS tidak benar dan mengalami error. Atau bisa juga tidak ditemukan OS yang bisa di-load oleh sistem.
Solusi : Setting ulang BIOS yang error tadi, biasanya ditunjukan di mana error-nya, baca dengan teliti keterangan yang muncul. Periksa juga kesehatan PC pada yang menyangkut setting voltage.

Case 2 : PC desktop mengalami crash atau booting secara berulang-ulang tanpa diminta.
Analisa : Kemungkinan terjadi kerusakan pada RAM. Juga bisa disebabkan sudah lemahnya atau tidak stabilnya PSU yang digunakan. Atau karena udara didalam casing terlalu panas.
Solusi : Periksa dengan teliti kesehatan PC dengan aplikasi/software utility yang pernah di tulis pada blog ini, yaitu di Konflik pada Windows atau di Temperatur pada Komputer

Case 3 : PC tiba-tiba crash setelah bekerja cukup lama.
Analisa : Biasanya masalah klasik seputar suhu uyang overheat, banyak terjadi pada processor dan video card.
Solusi : Masalah bisa diatasi dengan membersihkan heatsink CPU atau video card tersebut. Ganti bila rusak ( kipas ), bersihkan jika kotor dan berdebu. Kalau perlu tambahkan kipas untuk menjaga suhu dalam casing tetap stabil. Periksa juga kecepatan putar kipas dan penunjuk suhu dalam BIOS.

Case 4 : PC yang biasanya berjalan normal, kemudian tiba-tiba bekerja sangat lamban saat melakukan load pada proses menjalankan DVD video atau software desain 3D.
Analisa : Acap kali ini disebabkan karena permasalahan suhu dan power supply, dimana biasanya aplikasi yang memerlukan load tinggi akan meminta resource hardware yang tinggi pula. Terutama jika pengguna menggunakan komputer untuk menonton film kualitas tinggi ( HD DVD ) atau memakai aplikasi 3D yang memerlukan banyak rendering. Hal ini akan menguras daya dari PSU dan membuat video card bekerja ekstra keras yang menyebabkan habisnya daya dari PSU dan chipset video card menjadi jauh lebih panas suhunya.
Solusi : Langkah pertama yang mesti dilakukan adalah cek sistem daya atau voltage PSU ( bisa dilihat pada BIOS ), jika tidak ada masalah, periksa kemampuan video card, apabila spesifikasinya tidak memungkinkan jangan dipaksakan dipakai. Nantinya jika dipaksakan akan merusak video card tersebut. Gunakan video card yang sesuai dengan kemampuan PSU dan PC.

Case 5 : PC tiba-tiba "hang" namun tidak beberapa lama PC kembali normal.
Analisa : Masalah bisa bersumber pada RAM,apakah memang cukup besar atau malah kurang. Dan bisa juga masalah tersebut terjadi pada harddisk.
Solusi : Lakukan pengecekan kapasitas memory dengan aplikasi Memtest. Jika yang digunakan sampai 80%, mesti menambah RAM ( standard PC pada RAM saat ini min. 1 GB ).
Selain itu, masalah bisa terjadi pada harddisk, kemungkinan error pada saat read and write. Periksa dengan aplikasi HDTune.
Jika kasus tersebut terjadi saat memasukan CD/DVD, pastikan media CD/DVD tersebut dalam kondisi bagus tanpa banyak goresan yang dalam. Jika diperlukan lakukan cleaning optical disk dengan media pembersih.

Konflik pada Windows

Saat menjalankan sistem OS windows, misal kita dihadapkan pada permasalahan "crash" atau konflik pada Windows. Dimana sistem tersebut tidak dapat "bergerak" dan juga tidak bisa booting. Pada kondisi seperti ini, biasanya booting dilakukan melalui media seperti optical drive, floppy disk atau USB.
Konflik pada Windows bisa terjadi jika ada file sistem yang "corrupt" atau hilang karena virus atau tidak sengaja beberapa file system terhapus. Yang paling parah kalau harddisk-nya sendiri yang rusak.
Selain itu konflik pada Windows bisa terjadi karena error dari RAM, untuk melakukan tes RAM, gunakan software kecil Memtest. Software ini berjalan secara bootable. Kita mesti membuat bootable sendiri baik berbentuk CD/DVD atau UFD. Memtest akan berjalan otomatis sesaat proses booting. Memtest akan menjalankan 8 tes total. Apabila terjadi error, akan ada informasi langsung kepada pengguna.

Banyak kasus yang menyebabkan konflik pada Windows, oleh karena itu pengguna harus jeli dan sabar dalam menganalisa. Selain pada OS dan RAM, bisa jadi permasalahan terdapat pada harddisk.
Harddisk terdiri dari beberapa komponen elektronik seperti cache dan electronic control. Jika terjadi kerusakan harddisk yang melibatkan komponen elektronik tersebut makastruktur data yang ada di dalam harddisk tidak akan bisa dibaca dan diakses lagi.
Untuk ini bisa menggunakan software Smartudm untuk melakukan pemeriksaan jika harddisk ada gejala "aneh". Software Smartudm dapat digunakan untuk hampir semua seluruh jenis harddisk.
Selain permasalahan komponen elektroniknya, harddisk juga memiliki lapisan / piringan yang sangat sensitif terhadap fluktuasi suhu, tegangan berlebih atau arus pendek, tegangan kurang dan lain-lain.
Tetapi tidak semua jenis harddisk memiliki sensitivitas tinggi seperti itu. Karena proses produksi harddisk saat ini sudah mengintegrasikan fitur error correction, dimana fitur ini digunakan untuk menandai jika terjadi masalah pada sector dalam harddisk .
Untuk langkah preventif ( menghindari kerusakan parah ), lakukan surface scan, yang dapat dilakukan dengan software HDTune. Cukup mudah untuk menjalankan software ini. Tinggal mengikuti menu dan petunjuk yang diberikan dalam software HDTune. Jika ternyata saat melakukan surface scan terdapat banyak tanda merah, yang berarti harddisk sudah tidak sehat, segera lakukan backup data. Untuk menghindari kehilangan data saat harddisk tidak dapat di akses lagi.

Temperatur pada Komputer

Memperhatikan temperatur pada komputer ( PC, laptop atau notebook ) adalah hal terpenting dalam langkah perawatan (menyangkut perawatan hardware). Karena setiap kali terjadi panas yang berlebih sistem PC bisa dipastikan akan "membeku" diam tidak bisa digunakan, meskipun saat di restart, PC akan normal kembali.
Pentingnya masalah temperatur suhu pada setiap komponen PC, menjadikan landasan para pabrikan untuk terus berinovasi. Seperti contoh, Processor dengan teknologi modern saat ini sudah memiliki sensor suhu terintegrasi didalamnya, sehingga memudahkan BIOS untuk memonitor panas dari processor tersebut yang ditampilkan Celcius ataupun Fahrenheit.
Demikian juga dengan motherboard yang juga memiliki sensor panas terintegrasi. Dalam BIOS, kita dapat melihat "CPU Temperature" dan "MB Temperature" untuk kedua komponen tersebut.
Untuk processor jika mengalami panas yang berlebih, cek terlebih dahulu CPU Voltage, apakah sesuai atau tidak terjadi peningkatan arus daya yang berlebih. Jika tidak ada msalah pada voltage, kemungkinan lain adalah sirkulasi udara didalam casing yang tidak bagus. Bisa karena kerja kipas sudah lemah, berdebu.
Bersih-bersih debu tidak hanya pada kipas, tapi juga pada komponen lain. melakukannya cukup dengan kuas halus atau vacuum cleaner.
Beberapa produsen motherboard sudah mengintegrasikan fitur yang dimilikinya langsung dalam BIOS. Seperti AI overlocking (ASUS), iGuru (Abit). Hal ini juga terjadi dalam kipas kontrol. Pada BIOS modern, fan control akan ter-setting AUTO atau malah dalam posisi off default-nya. Untuk lebih memaksimalkan kinerja dari kipas, bisa masuk kedalam menu CPU Fan Control dan Chassis Fan Control dan mengubahnya menjadi Enable. Bisa juga memilih silent mode ( jika fitur ini ada dalam motherboard), ini berlaku kalau panas CPU kurang dari 40 derajat Celcius.
Untuk mengatur kerja kipas secara otomatis bisa menggunakan pilihan "performance mode" pada pilihan overlocking. Setting fan noise dan pendinginan akan diatur otomatis secara maksimal. Dan akibatnya, jika memilih mode ini fan akan berputar kencang dan mengeluarkan suara nyaring, tidak apa karena ini sepadan dengan performa pilihan yang maksimal tersebut.

Perawatan Harddisk

Untuk perawatan harddisk bisa menggunakan HD Tune. Banyak sebenarnya software perawatan untuk harddisk, salah satunya dapat dipilih HDTune ini. Setelah proses instalasi software ini selesai, suhu harddisk secara langsung muncul di bagian atas dari window HD Tune, dan juga di bagian systray OS Windows. Perhatikan jika suhu tersebut berubah warna menjadi merah berarti harddisk terlalu panas dan kemungkinan error bisa terjadi kapan saja. Pencegahannya, sirkulasi udara dalam casing perlu diperbaiki, atau dengan cara memberi kipas tambahan yang menempel pada body harddisk atau dengan menambah harddisk kedua.
Untuk mengetahui kesehatan harddisk, cukup memilih menu tab "Health" pada window aplikasi HD Tune. Jika harddisk dalam kondisi sehat, maka akan terdapat tanda "OK" berwarna hijau pada "Health Status". Namun sebaliknya jika mengalami masalah, maka akan mendapat tanda "Failed", sehingga dimungkinkan harddisk suatu ketika bisa mengalami kegagalan baca. Dengan kondisi yang tampil seperti ini, pengguna tentu segera melakukan tindakan backup data sebagai langkah preventif.
Untuk mengetahui ada dan tidaknya bad sector, dengan memilih menu tab "Error Scan" dan software ini akan berjalan secara real time. Jika warna merah muncul berarti harddisk sudah terkena atau ada bad sector. parah atau tidaknya bergantung dari berapa banyak warna merah yang ditampilkan.
Selain itu pada software ini juga terdapat fitur benchmark, untuk mengetes performa dari harddisk. Pilih menu tab "Benchmark", setelah jalan kita akan mengetahui Transfer rate (maximum,minimum, dan average),Access Time, Burst rate, dan CPU Usage dari harddisk yang dites tersebut.
HD Tune bersifat freeware, walau begitu fasilitas yang ditawarkan sudah demikian lengkap dan untuk software sejenis yang freeware, HD Tune masih terdepan.
perawatan harddisk

Berikut adalah beberapa fitur dari HD Tune:
· Benchmark: mengukur kinerja standar harddisk
· Transfer Rate
· Akses Waktu
· CPU Usage
· Burst Rate
· informasi harddisk yang meliputi versi firmware, nomor seri, kapasitas disk, ukuran buffer, modus transfer
. Kesehatan Hard Disk
· S.M.A.R.T. Informasi (Self-Monitoring Pelaporan Analisis dan Teknologi)
. temperature
· Power On Time
· Menyalin teks ke clipboard
· screenshot daapt disalin ke clipboard

· Ditambahkan pilihan untuk mengubah ukuran blok
• Meningkatnya kompatibilitas dengan Vista
· Tetap masalah dengan menampilkan suhu Fahrenheit


Sumber unduhan : HD Tune Utility; perawatan harddisk

Perawatan Video Card

Terdapat aneka software yang bisa dimanfaatkan untuk mengetahui suhu dan kecepatan putar kipas sebagai perawatan dari sebuah video card. Diantaranya adalah software freeware ATi Tool. Walau menggunakan nama ATi, tapi software ini dapat digunakan untuk merk video card lain seperti nVIDIA. (perhatikan gambar dibawah " perawatan video card").
perawatan video card

Untuk memulai berbagai pilihan di Software ini, lihat dan klik pilihan setting dikanan bawah, dari sini bisa dilakukan monitoring suhu. kemudian pilih Temperature Monitoring. Pastikan lebih dahulu pada pilihan Measure card temperature di centang.
Setelah itu, penunjuk suhu akan tampil secara systray. Kita bisa mengatur tentang apa yang mau ditampilkan pada systray icon tersebut. GPU temperature secara default menampilkan suhu dari chipset GPU. GPU Environment temperature berfungsi untuk mengetahui suhu yang ada di dalam casing secara keseluruhan dan pilihan terakhir adalah Alternate both temperature yang akan menunjukan sekaligus dua suhu, GPU dan environment.
Dari software ini,kita dapat mengukur temperatur GPU environment, jika menunjukan angka terlalu tinggi, dapat dipastikan terjadi overheat, sirkulasi udara pada casing dan pendinginan pada PC tidak bekerja dengan baik, biasanya kerja kipas pada casing sudah tidak maksimal.
Apabila video card kita sudah memiliki kipas control, maka otomatis menu fan control akan muncul pada software ATi Tool ini. Untuk menggunakannya, tinggal centang ada pilihan Override fan speeds untuk mengatur kecepatan putar dari kipas tersebut secara manual.

Sumber situs dan unduhan: perawatan video card;ATi Tool

Software perawatan komputer

Software perawatan komputer,melanjutkan tentang "mengukur kesehatan komputer".
Processor
Aplikasi perawatan yang bisa digunakan untuk menganalisa processor, baik itu performa, daya yang diperlukan, suhu dan sebagainya. Bisa dicoba software tool RightMark CPU Clock. Dengan alat ini kita bisa mengetahui cycle dari processor saat itu (menu Core CPU clock to throttle), penggunaan CPU dan OS untuk loading (menu CPU and OS load).Pada alat ini kita juga akan mendapatkan informasi mengenai CPU multiplier dan CPU Voltage yang sedang digunakan, ditunjukan pada menu CPU Frequency ID (FID) dan Voltage ID (VID). Satu lagi fungsi yang tak ketinggalan adalah adanya penunjuk suhu dari CPU yang ditunjukan pada menu CPU core temperature. Tapi ini hanya akan muncul jika processor memiliki sensor suhu terintegrasi di dalam CPU.
software perawatan komputer

RAM
Melihat sampai dimana RAM pada sistem bekerja, bisa menggunakan aplikasi Memtest. Software ini bersifat gratis, memeriksa apakah terdapat error pada RAM dan juga berapa kapasitas RAM yang tersisa saat bekerja. Memtest hanya bisa dijalankan lewat DOS, cukup klik tombol start testing untuk mulai menjalankan software ini, hasilnya akan tertera pada window Memtest di bagian atas. Untuk mengetahui kestabilan dan berapa lama RAM mampu bekerja, bisa menggunakan aplikasi yang lain seperti RightMark Memory Analyzer. Setelah menjalankan software ini akan muncul informasi penting seputar RAM, seperti modul size, clock dan access times. Mengukur kestabilan kinerja RAM dapa juga dilakukan dengan software ini, cukup buka menu RAM Stability,lalu tekan RUN untuk menjalankan benchmark. Sebelumnya bisa diubah parameter default yang akan dites, seperti Block size, Cache size, test duration dan log interval, sesuai dengan yang dinginkan.

Sumber : perawatan Memory;Memtest danPerawatan CPU;RightMark

Mengukur kesehatan komputer

Mengukur kesehatan komputer atau PC kita, jangan menunggu sampai mengalami kerusakan yang parah. Langkah preventif, diperiksa secara berkala, dengan bantuan beberapa aplikasi utility, tetapi selain itu diperlukan ketelatenan yang rutin dari pemakai sendiri tentunya dengan selalu mengukur kesehatan komputer.

Sebagai pemakai yang setiap saat menggunakan komputer PC atau laptop dan notebook, tentu ada saat mulai merasakan gejala-gejala yang lain dari kinerja komputer yang dipakai. Terutama yang menggunakan OS Windows, gejala umum (ringan) yang ada yaitu berjalan sangat lambat, baik pada saat start up atau saat digunakan untuk bekerja. Gejala lain seperti kipas processor yang tiba-tiba mengeluarkan suara keras dan bekerja tidak stabil, optical drive atau harddisk mengeluarkan bunyi-bunyi yang aneh.
Jika gejala ini diabaikan, bisa jadi akan menjalar menjadi bertambah parah. Dan perbaikan bisa memakan banyak biaya.
Untuk itu diperlukan langkah-langkah pencegahan, dengan bantuan beberapa utility, untuk membantu membereskan permasalahan tersebut.
MENGANALISA LEWAT WINDOWS
Yang paling mudah dari Windows sendiri, tersedia utility untuk menganalisa kerja hardware. Melalui Windows, bisa dilihat parameter apa saja yang perlu diperhatikan. Di sini juga bisa memonitor kecepatan kipas,penunjuk suhu dari komponen tersebut.
Beberapa komponen yang perlu diperhatikan, sebagai berikut :
Motherboard
Sebagai motor utama dari sebuah komputer (PC) atau notebook. Kita dapat melakukan monitoring dan controlling hampir pada seluruh komponen. Seperti kecepatan putar kipas, suhu CPU, chipset, video card dan power supply.
Saat ini sudah banyak pabrikan motherboard yang memberikan tools tambahan yang memiliki fitur untuk monitoring dan controlling, seperti Biostar T-Power, ASUS AI Suite, iGuru Abit, Gigabyte Easy Tune dan MSI Dual Core Center. Dengan tools bawaan tersebut, tentu kita akan semakin mudah mengetahui seberapa sehat komponen di dalam PC kita.
Pabrikan komponen Chipset juga sudah memberikan aplikasi universal yang bisa digunakan untuk melakukan hal yang sama, bahkan untuk tuning dan overlocking. Beberapa diantaranya, AMD Overdrive, Intel Desktop Control Center, dan nVIDIA nTune.
Selain pilihan utility diatas, alternatif lain bisa digunakan yaitu Speedfan ( freeware ). Aplikasi tools gratis ini memiliki kemampuan untuk melakukan monitoring suhu dan kecepatan kipas dari processor, motherboard dan power supply. Aplikasi ini mendukung lebih dari 200 jenis motherboard.

bersambung ke software perawatan komputer

Kenali piksel mati LCD

Piksel mati di LCD adalah mutlak tidak bisa diperbaiki.
Piksel mati itu berupa titik, dapat berupa titik hitam pada latar belakang terang atau titik putih pada latar gelap. Piksel mati bisa terjadi dengan mudah pada LCD. LCD sangat sensitif, tekanan dan sentuhan yang keras atau salah dapat membuat LCD rusak.
Sebuah pixel yang mati mengacu pada cacat dalam kemampuannya untuk menampilkan warna yang benar.
Misal pada sebuah monitor 17 inchi yang berisi sampai 4 juta piksel, pada proses pabrikan jika masuk partikel debu kecil di salah satu piksel dapat membuat pixel mati. Atau tekanan sedikit selama pengiriman dapat merusakan salah satu dari pixel yang sangat sensitif.
LCD merupakan salah satu komponen termahal dari notebook/laptop, biaya perbaikannya bisa membuat pemilik mengeluarkan uang banyak. Oleh karena itu kenali piksel mati LCD sejak dini.
Lewat perlakuan yang wajar dan paham akan perawatannya.
Untuk mencari tahu piksel mati di LCD, bisa dengan memperhatikan LCD (sebelumnya bersihkan dahulu permukaan LCD dengan lap berbahan katun yang lembut)dengan seksama, kalau ada titik berwarna hitam (pastikan bukan debu), itulah piksel mati.
kenali piksel mati LCD
Lebih mudah lagi untuk mencari piksel mati dengan menggunakan program bantu yaitu Dead Pixel Buddy, besaran file 26 KB dan dapat diunduh di softpedia.com: Dead Pixel Buddy.
Cara menggunakannya sangat mudah, setelah diunduh, ekstrak file ZIP-nya kemudian jalankan file EXE. Begitu program tampil,klik tombol warna di jendela program. Tampilan layar monitor LCD akan berubah warna hitam, putih, merah atau warna lain bergantung tombol yang diklik.
Perhatikan (setiap memilih tombol warna)tampilan warna dilayar dan amati apakah adakah sebuah titik, jika ada berarti itu piksel mati.
Secara umum, satu atau dua piksel mati pada layar LCD dianggap lumrah. Kecuali mendapati banyak piksel mati maka segera hubungi pusat servis.

Sumber : seperti tautan yang tersebut diatas, Softpedia.com

Rekan Blog Belajardan Informasi